weLcoMe...

weLcoMe to aLL..!!

enJoy HeRe..!!!

Jumat, 26 November 2010

“ RINTIHAN SEORANG SANTRI“

Oh pondoku engkau adalah mahkota kami,engkau adalah tempat dimana kami bernaung kau slalu menemani kami dikala kami tersenyum simpul atas kebahagiyaan yang kami peroleh dan kau pun adalah penyemangat jihadina fisabi’lillah tapi semuanya sudah berakhir, seperti awan terseret angin,wahai pondok ku kami merindukan mu,aku menunggu mu,akupun rindu dengan semua praturan-praturan yang tiada sia-sianya yg engkau jadikan suatu program prioritas mu yang membawa kami ketempat yang sangat mulia yaitu uin maulana malik Ibrahim ini.
          Kami rugi,kamipun menyesal akan tingkahlaku kami yang merugikan mu sungguh kami rindu bahkan kami ingin bersujud di hadapan mu dan meminta ridhomu  akan ilmu-ilmu yang tlah engkau berikan kepada kami,mungkin inilah yg dinamakan perjalanan hidup semua nya pasti ada masanya,wahai penjara suci bedirilah, benteng lah semua ilmu yang kau punya dengan asama-asma allah.kami akan slalu mengabdi dan mengembangkan semua ajaran-ajaran yang tlah kau ajarkan kepada kami,trimakasih pondok ku kau tlah memilih orang-orang yang tepat,orang-orang yang bisa menjadi plantara dalam pengembangan dinamika pendidikan mu.
          Semuanya tlah pergi, ta terdengar sedikit pun suara lonceng penuntut kami dikala kami malas,tledor,bosan dan kesal akan tuntutan-tuntutan lonceng mu,wahai penjara suci biarlah lonceng itu menjadi suatu simbol kekuatan didalam dinamika pendidikanmu,dimanakah sura mu wahai lonceng penuntut gemakanlah suara tuntutan mu seolah terdengar di telinga kami walau itu hanya seperti hembusan angin,setiap pagi dan petang kami selalu berbondong-bondong menghampiri sebuah aula yg menjadi multi pungisi bagi kami, dalam segala ragam kegiatan yang diselenggarakan baik secara formal dan non formal.
          Penjara suci berjuang lah untuk negri ini,berjuanglah demi menciptakan kader-kader  ulama yang berahlakul karim’mah,teruslah berjuang dan sebarkan lah cita-cita mu sebelum lonceng penuntut itu melebur menjadi butiran-butiran besi yang berkarat yang meninggal suatu simbolis kekuatan mu,wahai penjara suci tetap lah kau berdiri dan tetap untuk semua golongan,kami sebagai anak didik mu slalu mendoakan mu,meski waktu  tlah memisah kan kita.

by: Muhammad Suryadi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar