Siapa kira lagi-lagi gunung merapi memuntahkan laharnya. Seolah-olah dia telah muak akan apa yang terjadi pada dirinya. Tampak jelas perbuatan manusialah menjadi salah satu penyebab utama terjadinya muntahan lahar dari gunung merapi. Tapi semua itu adalah kehendak ALLAh Yang Maha Kuasa. Mungkin Dia marah pada kita, karena kita tak merawat dan menjaga apa yang telah diberikan pada kita.Manusia memang kejam, mereka tak pernah puas dengan apa yang telah dimiliki. Seluruh keinginannya harus terpenuhi, sehingga berbagi cara dihalalkan. Salah satu contoh, banyak manusia yang menebang pohon-pohon tanpa memikirkan akibatnya. Tak hanya sekali atau dua kali saja mereka melakukannya, bahkan seringnya mengakibatkan hutan-hutan jadi gundul. Akhirnya bencana alam pun menimpanya.
Seperti halnya gunung merapi, ia ingin dijaga dan dirawat oleh manusia. Namun, apa yang kita lihat saat ini tak sesuai dengan yang diharapkan oleh gunung merapi. Manusia seenaknya saja merusak alam demi tercapainya kebutuhan mereka. Hal ini menyebabkan ALLAH murka pada perbuatan manusia., sehingga atas kehendak-Nya meletuslah gunung merapi tersebut. Cairan yang sangat panas keluar dengan sendirinya dari mulut gunung. Puluhan kilo dia berjalan merebas habis apa yang telah dia lihat dengan lahapnya ia memakan apa yang ada disekitar gunung merapi. Bahkan tak hanya itu kabut pun ikut serta menyelimuti daerah sekitarnya. Hujan kerikil tak mau kacah, ia pun ikut menghujani daerah-daerah tersebut.
Ternyata ALLAH benar-benar murka. Ratusan warga menjadi korban atas murkanya ALLAH, anak kecil yang tak berdosa pun ikut menjadi korban. Tak ada yang tau apa lagi yang akan terjadi selanjutnya. Oleh karena itu, sudah sepatutnya lebih mendekat kita kepada ALLAH, serta menjaga dan merawat yang telah diberikan kepada kita. Semoga dengan peringatan ALLAh ini, manusia akan sadar dan tak akan merusak alam semesta ini.
By: Ika Devi ( PAI A/ 10110032)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar